Tentang Insulating Brick

INSULATING FIRE BRICK

Insulating Fire Brick atau Bata tahan api isolasi yang sering digunakan berpasangan dengan bata tahan api, untuk apa dan bagaimana pengaplikasianya.

Dalam suatu ruang bakar panas yang dihasilkan selalu diusahakan agar panas yang dihasilkan tidak merambat keluar padahal bata tahan api ataupun castable refractory bersifat dapat merambatkan panas.  Semakin besar panas yang keluar, semakin boros bahan bakarnya.

Susunan bata dan ketebalan bata sangat mempengaruhi heat loss yang terjadi.  Tentu saja semakin tebal akan semakin baik tetapi tentu saja dari segi investasi kurang ekonomis karena akan membutuhkan biaya yang besar.  Maka solusinya susunan bata yang tepat akan lebih efektif.

Susunan refractory
Susunan bata pada kiln dryer produksi karet

Sebagai contoh susunan bata pada gambar diatas.  Susunannya adalah:

  1. Bata tahan api SK-34 dipasang 1 bata (230mm)
  2. Insulating Brick IB-190 dipasang 1/2 bata (114mm)
  3. Ceramic fiber board 50mm
  4. Ceramic fiber board 50mm

Total ketebalan refractory material adalah 444 mm sebelum plat luar.

Berikut estimasi heat loss dengan beberapa susunan bata.

Estimasi heat loss
Thermal gradient of furnace wall when used intulating fire brick

Bata Isolasi juga bisa digunakan pada cerobong sebagai pelindung agar panas yang melewatinya tidak mengenai body cerobong secara langsung.

Insulating fire brick pada cerobong
Pemasangan bata isolasi pada cerobong

Mengingat bata isolasi tidak bersifat menyimpan panas maka ruang bakar akan cepat panas tetapi juga cepat dingin pada saat sumber panas dipadamkan.  Oleh karena itu beberapa industri kecil memanfaatkan bata isolasi ini dalam proses produksi mereka.

 

Save

Save